Bupati Pasangkayu, menghadiri Peluncuran Program Rumah Tidak Layak Huni
Bupati Pasangkayu, menghadiri Peluncuran Program Rumah Tidak Layak Huni
Bupati Pasangkayu, H.Yaumil Ambo Djiwa.S.H menghadiri Peluncuran Program Rumah Tidak Layak Huni, yang di laksanakan di Dusun Bantayang Desa Buluparigi, Kec. Baras. Rabu (17/06/2026).
Turut hadir, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr. H. Badaruddin. S.Pd.,M.Si, Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Wakil Ketu II DPRD Pasangkayu, Danramil 1427-03/Baras Kapten Czi. Muhammad Yusuf, Kepala Dinas Pemukiman Penduduk, Sumarlin, Camat Baras, Camat Dapurang, Kepala Desa Buluparigi serta warga masyarakat Dusun Bantayang, Desa Buluparigi.
Dalam laporannya, Sumarlin mengatakan program Pemerintah ini merupakan program yang membantu masyarakat mendapatkan hunian yang berkualitas.
Program peluncuran rumah tidak layak huni ini menyasar tiga (3) Kecamatan yang diantaranya adalah Kecamatan Baras, Kecamatan Sarudu dan Kecamatan Sarjo.
Progres kita saat ini adalah masih tahao mereview data sambil memfasilitasi data calon penerima bantuan program RTLH.
Di akhir laporannya, Sumarlin mengucapkan terima kasih kepada para Camat memberikan kontribusi sehingga terlaksananya kegiatan ini dan harapannya agar kedepannya program ini bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan ini.
Di kesempatan yang sama, Bupati Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa S.H menyampaikan saya merasa bangga untuk bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Buluparigi, karena kita akan meluncurkan program rehabilitasi Rumah tidak layak huni yang merupakan program pemerintah pusat dan daerah.
Pemeritah berharap program ini dapat membantu warga agar dapat hidup lebih nyaman dan aman dan juga menjadi bagian dari upaya pengetasan kemiskinan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Yaumil melanjutkan dengan memohon ridho dan kemudahan dari Allah subhanahu wa taala, dengan mengucapkan Bismillahi rahmani rahim program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) Kabupaten Pasangkayu tahun anggaran 2026 secara resmi saya nyatakan diluncurkan.
Usai sambutan, di lanjutkan dengan penyerahan secara simbolis alat dan bahan bangunan, di lanjut sesi foto bersama dan peletakan batu pertama pada bangunan rumah.
